Bertahan di Gedung Eks Kodim Jakbar, Pencari Suaka Gelar Demo ke UNHCR

Merdeka.com – Para pencari suaka dari berbagai negara menggelar unjuk rasa di halaman pengungsian di eks Gedung Kodim, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (2/9). Mereka adalah pencari suaka yang hingga kini masih bertahan di tempat pengungsian tersebut, meski Pemrov DKI Jakarta telah meminta tempat itu dikosongkan.

Dalam aksinya, mengungkapkan kekesalan kepada petugas UNHCR. Kebetulan saat itu beberapa sedang betugas. “We want justice, We want justice,” teriak para pencari suaka, Senin (2/9/2019).

Pihak kepolisian berusaha menenangkan para peserta unjuk rasa tersebut. “Tidak usah semuanya bicara, tunjuk salah satu perwakilan untuk menyampaikan kritiknya, jangan semuanya bicara,” kata seorang polisi.

Arahan itupun dipatuhi para pencari suaka. Beberapa perwakilan menemui UNHCR. Sisanya duduk di halaman.

Sementara, petugas keamanan meminta pencari suaka tetap berada di dalam pengungsian.

Sebelumnya, Kepala Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri mengatakan Pemprov akan menghentikan bantuan dan fasilitas makanan, kesehatan. “Setelah tanggal 21 Agustus itu bukan makanan saja yang dihentikan, mungkin fasilitas kesehatan. Ya itu kesehatan, air bersih,” kata dia.

Selanjutnya, kata Taufan, mulai 21 hingga 31 Agustus 2019 para pencari suaka akan disosialisasikan untuk meninggalkan penampungan. “Pelan-pelan kami sosialisasi kepada mereka bahwa setelah bantuan dihentikan, silakan Anda keluar,” tandas dia.